Kematian Imam besar Iran menunjukan betapa canggihnya kemampuan persenjataan dan spionase Israel yang sulit diantisipasi. Ditambah operasi bom pager (alat komunikasi), mulai dari ide - rencana - eksekusi, kesannya dilakukan on point. Perlu diketahui bahwa perencanaan produksinya (pager) diduga menggunakan perusahaan cangkang agar terlihat “ shadow” . Jadi shell company tidak hanya bertujuan tax evasion tapi juga shadow operation. Dalam konteks ini bersifat illegal. For sure. Tidak kalah dengan Iran yang memiliki teknologi persenjataan canggih yaitu rudal hipersonik Fattah 1 dan 2 yang mampu “menari” menghindari cegatan pertahanan rudal seperti iron dome. Serta rudal low cost budget yang mampu memborbardir pertahanan lawan. Tidak mudah dibayangkan ketika semua itu terwujud ditengah sanksi embargo terhadap Iran baik ekonomi maupun militer selama hampir 50 tahun. Bisakah dibayangkan atmosfer perseteruan Iran - Israel terjadi dalam lingkup entitas bisnis. Dua kubu yang...