Seminggu serasa sewindu, rindu kiddos dalam pelosok. Hingga saat yang dinanti tiba, bertemunya. Wajahnya sumringah dan gembira terpancar, ia mengajak tergesa-gesa ke kamar. "Pah, ayo ke kamar. Coba lihat deh.. ada yang berubah engga?" "Hmm.. kayanya ga ada deh.. Cuman lebih rapi aja, bang.." "Bukan itu pah. Sekarang kamarnya berubah karena.... ada papah disini..." ".........." Kiddos sekecil ini sudah bisa beromansa. Ternyata berat juga menahan haru dan air mata....
Manusia itu bernama Jen-Hsun Huang. Media menyebutnya Jensen. Merupakan pendiri dan pimpinan perusahaan Nvidia. Salah satu produk dari Nvdia adalah GPU (Graphics Processing Unit) dengan brand GeForce. GPU seperti asisten tukang gambar pada komputer atau laptop kita. Tujuannya agar tampilan grafik lebih keren. Bapak Jensen memiliki porsi kepemilikan saham 3% dari perusahaan yang memiliki kapitalisasi pasar 3,48 triliun dolar. Jadi sematan manusia 2000 triliun (rupiah) kepadanya tidaklah mengadi-adi . Kebetulan beliau sedang berada di Indonesia untuk menghadiri Indonesia AI day 2024. Sempat melipir ke wilayah Blok M untuk mencicipi kuliner Jakarta yang bernama GULTIK alias Gulai Tikungan seharga 10 ribuan aka cebanan. Selalu menjadi pemberitaan yang menarik (bagi saya) jika ada tokoh global mencoba hidangan khas Indonesia, ditambah respon yang positif jadi bikin senang dan bangga. Komentar "menakjubkan" terucap dari manusia 2000 triliun setelah mencicipi...